Ashfa khoirunnisa

A mom, a teacher, an illustrator and run some small bussines

That’s how I describe my self.

Check this

Irunicer on YouTube

To keep all memorable video.

Trip to Yuen long HK

Bani Haq di Becos Cafe

Syeikh Abdul Qadir Al Jilani Baghdad

Perjalanan Li Scarf

Tentang meningkatkan kualitas hidup dalam bidang yg disukai

𝙃𝙞𝙙𝙪𝙥 𝙧𝙖𝙢𝙖𝙝 𝙡𝙞𝙣𝙜𝙠𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 (𝙎𝙪𝙨𝙩𝙖𝙞𝙣𝙖𝙗𝙡𝙚 𝙡𝙞𝙫𝙞𝙣𝙜)

𝑺𝒆𝒄𝒂𝒓𝒂 𝒔𝒆𝒅𝒆𝒓𝒉𝒂𝒏𝒂 𝒔𝒖𝒔𝒕𝒂𝒊𝒏𝒂𝒃𝒍𝒆 𝒍𝒊𝒗𝒊𝒏𝒈 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒅𝒊𝒂𝒓𝒕𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒃𝒂𝒈𝒂𝒊 𝒈𝒂𝒚𝒂 𝒉𝒊𝒅𝒖𝒑 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒓𝒕𝒂𝒏𝒈𝒈𝒖𝒏𝒈 𝒋𝒂𝒘𝒂𝒃, 𝒃𝒂𝒊𝒌 𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒅𝒊𝒓𝒊, 𝒍𝒊𝒏𝒈𝒌𝒖𝒏𝒈𝒂𝒏, 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒂𝒔𝒚𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒕 𝒔𝒆𝒌𝒊𝒕𝒂𝒓. 𝑺𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒂𝒕𝒖 𝒑𝒆𝒓𝒘𝒖𝒋𝒖𝒅𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 𝒊𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒍𝒆𝒌𝒕𝒊𝒇 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒐𝒏𝒔𝒖𝒎𝒔𝒊 𝒃𝒂𝒓𝒂𝒏𝒈.

Mirip2 ajaran ibu saya dari kecil sih. Hemat energi, hemat biaya.
1. Mematikan listrik bila sdh mulai pagi.
2. Dulu tdk mau segera memutuskan beli AC krn bs pake kipas😅 karena ada Tamu yg kepanasan baru kerso beli.
3. Pake baju bekas/second sodara2nya muter gt fashionnya atau mewariskan baju2 pantas pakai supaya msh bs lama masa pakainya.
4. Meminimalisir penggunaan botol kemasan air mineral untuk minum sehari2 dg membeli botol minum yg bisa dicuci dipake lagi.
5. Membeli barang ori berkualitas tinggi daripada membeli barang yg trend tp kualitas kurang baik,shg bs menghemat uang krn barang awet.

Dan lain2 anda bisa tambahin sendiri.

𝑵𝒂𝒉, 𝒌𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒔𝒂𝒚𝒂 𝒋𝒈 𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂 𝒃𝒓𝒂𝒏𝒅 𝑳𝒊 𝒔𝒄𝒂𝒓𝒇 𝒔𝒂𝒚𝒂 𝒎𝒐 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒅𝒊𝒌𝒊𝒕 𝒏𝒊𝒉,

Pada Mufest 2021 kemarin kami mencoba membawakan busana dg kain Organik didesign motifnya oleh Griya Bin-Nawawi
Jilbab Voal UWR dari liboutique.id original. Kain anti (percikan) air, tdk cepat bau & anti bakteri.

Karena industri fashion dikritik sbg penyumbang sampah terbesar ke 2 di dunia.
Jadi salah satu usaha “hidup yg ramah lingkungan” dari brand kami ini yaitu dg memakai bahan yg berkualitas dan kain Katun Organik.

Katun organik adalah katun yang diperoleh dari biji kapas alami yang belum dimodifikasi dan juga ditanam di ladang yang tidak menggunakan pestisida.
Kain organik lebih mudah terurai hanya dalam waktu 15 hari sdh menjadi kompos kalau kain poliester bs berpuluh tahun.
Lebih nyaman dipakai & lebih sehat di kulit.

Itulah kenapa harganya berbeda.

Kita menyadari adanya stigma mengenai cara hidup berkelanjutan yang terkesan angkuh, eksklusif, bergengsi, mahal serta tidak dapat diaplikasikan dengan mudah dan sederhana.

Tapi saya percaya langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak kepada dunia.
Maka, cara hidup berkelanjutan dapat dimulai dengan mengubah diri sendiri. Berikutnya mungkin mengubah yg lainnya.

Untuk jilbab Li scarf kami belum memakai kain organik.
Insyaallah kedepannya kami akan lebih baik lagi berkarya sekaligus menjaga lingkungan.

Li scarf article

Li scarf Kompas

Li Scarf Kompas

OH HEY, FOR BEST VIEWING, YOU'LL NEED TO TURN YOUR PHONE