braves in Him

hi lovely kid in Him. 🌵

human empower human.
have a blessed day,
brave kiddos!

BERLARI DENGAN TUJUAN 🏃‍♀️

1 Korintus 9 : 26-27

hai! gimana harinya teman-teman? semoga kalian semua dalam keadaan yang sehat dan senantiasa bersyukur. 🙏

senang sekali bisa sharing di website ini untuk bercerita tentang dahsyatnya Dia. aku berharap kalian terberkati dengan setiap sharing yang aku bagikan dengan kalian ya! gak sabar untuk beberapa waktu kedepan membahas banyak firman Tuhan disini. untuk bahasan awal kita, yuk kita buka di 1 Korintus 9 : 26-27. baca dengan semangat ya, hihihi! 😉

pernah gak kalian merasa aku tuh udah menjalankan firman Tuhan, perintah Tuhan udah aku lakukan, tetapi kenapa ya aku mentok disini aja, gak kemana-mana, gak ada yang aku lihat bertumbuh dan berbuah dalamku? apa aku yang kurang baik ya selama ini? atau Tuhan dengan sengaja membiarkan aku seperti ini karena Tuhan marah sama aku? atau? atau? atau? dan masih banyak atau yang lainnya...banyak pertanyaan yang menghinggapi kita dan akhirnya kita mundur perlahan, terus punya pandangan yang buruk sama hidup dan diri kita.

aku mau bilang ke kalian, kalau semua itu, kebohongan terbesar yang pernah diciptakan oleh pikiran kita sendiri, dan akhirnya jadi sesuatu yang kita yakini, padahal itu bukan kenyataannya.

seperti yang dikatakan di 1 Korintus 9 : 26, kalau kita bukan berlari tanpa tujuan, dan bukan petarung yang sembarangan dalam memukul. yang dimana kita bukan manusia yang berjalan dan hidup tanpa tujuan, meskipun kita sudah banyak mengusahakan hal-hal yang bisa membangun diri, tapi terkesan gak menghasilkan apa-apa. bukan berarti kita hidup tanpa tujuan, tapi dengan jelas di sampaikan dalam ayat 27, bahwa kita membutuhkan pelatihan dalam penguasaan diri seluruhnya, supaya kita tidak ditolak.

pelatihan penguasaan diri dalam hal ini adalah waktu yang kita gunakan, hidup yang kita jalani dan percayakan kepada Tuhan, adalah bentuk pemberian diri seluruhnya, merelakan ego dan mengizinkan Tuhan berkarya sepenuhnya dalam diri kita, supaya kita siap, dan pada akhirnya, kita mendapatkan mahkota indah dari Dia.

jadi, kalau teman-teman semua sekarang ada di masa berat untuk menunggu janji Tuhan, dan khawatir tentang masa depan, tenang, semua sudah ditentukan dan ada bagiannya masing-masing. tetap setia dan bersyukur untuk hal-hal baik dan buruk yang boleh terjadi dalam hidupmu ya! aku berdoa untuk siapapun yang membaca ini, bisa tetap tenang dan teguh dalam Tuhan. amin.

sampai ketemu di sharing firman Tuhan selanjutnya! shalom! 🥰

MENGHAKIMI, DIHAKIMI, MENGERTI 🥰

Matius 7 : 1-5 & Matius 7 : 12

happy day everyone! selamat beraktivitas dan ingat untuk senantiasa bersukacita dalam kesesakan, dan bertekun dalam doa ya! 🥰

hmmm, hari ini aku mau sharing firman Tuhan tentang menghakimi dan dihakimi niiih! 🤓

kita semua pasti pernah mengalami penghakiman tidak berdasar, salah persepsi dalam merespon sikap kita, dan banyak cerita lainnya tentang menghakimi dan dihakimi yang tentunya berbeda-beda buat setiap manusia.

eitsss! bentar dulu! kayak ada yang kurang, udah baca di Matius 7 : 1-5 beluuum?
kalau belum, coba baca dulu ya, hihihi 📖

nah, kalau dari bagaimana firman Tuhan mengatakan lewat Matius 7 : 1 dan 2 dibilang jelas bahwa jangan kita menghakimi, supaya kita tidak dihakimi, karena penghakiman yang kita berikan ke orang lain, dan pengukuran kepada orang lain, juga akan dipakai untuk menghakimi dan mengukur kita kelak. berarti...bisa juga dikatakan bahwa ketika kita menerima penghakiman dari orang lain, sebelumnya kita pernah menghakimi? yes!
terus, gimana dong masa kita berpaku sama dosa masa lalu, dan menganggap bahwa kita gak bisa lagi diampuni dan mewajarkan penghakiman itu ke semua orang?
nah itu lah berguna nya sebuah hikmat yang boleh Tuhan berikan buat kita, untuk mengartikan firman Tuhan. bukan dengan pengertian pikiran kita sendiri. karena, kita tidak pernah tau setiap permasalahan atau kejadian hidup apa yang dialami seseorang. kita gak tau tuh apa yang sebenarnya terjadi dalam diri seseorang. untuk itu, kita membutuhkan hikmat yang benar dalam mengetahui bagaimana bertindak sebagai orang benar.

nah untuk itu, yuk baca di Matius 7 : 12 tentang bagaimana firman Tuhan mengartikan Jalan yang benar itu seperti :
"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

untuk itu teman-teman, jika kita menghendaki untuk tidak dihakimi, maka berlakulah tidak menghakimi, dan begitu sebaliknya. karena kalau bisa dikatakan, siapa sih yang tidak terluput dalam dosa dan masalah di dunia ini? semua manusia sudah berdosa dari adam dan hawa, tapi sebagai anak-anak Allah, kita diberikan kasih karunia untuk menyadari bahwa kita berharga dan tidak menyalahgunakan nilai diri kita dalam Tuhan hanya untuk menghabiskan waktu kita dalam menghakimi. akan lebih baik untuk kita bisa saling mengerti peran kita dalam dunia ini dan semua sudah punya bagian hidup masing-masing. ingat, pengampunan itu selalu ada dalam hidupmu dari Tuhan, jangan berharap pada manusia, karena manusia hanya bisa melihat sebatas mata memandang. 👀

selamat mengendalikan diri dan bersuka dalam Tuhan ya! sampai ketemu di sharing firman Tuhan selanjutnya! Tuhan Yesus Memberkati, Shalom! ☺️

PELAKU, BUKAN PENGAKU 🎟

Matius 7 : 15

hai! hey! halo! teman-teman semuaaa, gimana kabarnya? semoga kita semua, dalam keadaan yang sehat-sehat ya! 💐

temen-temeeen! aku excited banget hari iniii soalnya mau sharing tentang gimana siiih, pelaku firman yang sebenarnya? supaya kita tidak sesat!

untuk itu mari kita baca dulu yukkk, di Matius 7 : 15-23.
kalau udah baca, bilang amen ya! hihihi, amen! 🙏

nah temen-temen, coba kita baca lagi dan highlight yang dikatakan di firman Tuhan, Matius 7 : 20 - 23. "Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk kedalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

nah nah nah, jangan langsung minder dan takut dulu nih buat kalian yang sering bikin instastory, cerita kesaksian, dan hal lainnya yang kamu lakukan untuk menyatakan kebesaran-Nya! bukan disitu maksudnya ya, terus ketika kamu berani speak up kamu bangga punya Tuhan sebaik Dia, bukan berarti kamu dinyatakan enyah sama Tuhan.
jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan ya! 🕶

bukan ya, bukan! b-u-k-a-n. 🙅🏻‍♀️

itulah gunanya, mengerti firman Tuhan dari hikmat roh kudus, bukan pemikiran kita sendiri. kalau kita lihat lagi, Tuhan mau kita tulus dan jujur ke dalam Tuhan. karena Tuhan melihat hati, bukan fisik. Tuhan melihat kedalaman hati, yang tidak banyak dilihat seperti sebatas mata melihat.
kalau pakai mata pasti semua orang akan terus mau terlihat baik kan? bagaimanapun, orang akan mencoba menyesuaikan dengan penilaian lingkungan supaya "keliatannya" baik. 😕

dari situ kita bisa belajar ya temen-temen, lama kelamaan budaya ini yang mengharuskan kebanyakan kita untuk tampil berpura-pura, penuh kebohongan dan tidak tulus mengasihi. 🤗

maka itu, Tuhan mau, kita terlebih tulus dalam mengasihi, di Matius 7 : 16-18 juga dikatakan tentang pengenalan buah yang dihasilkan dari pohon yang baik dan tidak. pohon disini bisa diartikan dari bagaimana dia ternutrisi dari akar (didalamnya) kemudian menghasilkan buah yang baik/tidak (diluarnya). 🍎

jadi, kalau kita semua dari sekarang sudah mencoba memperkatakan firman, melakukannya, tidak malu atau sungkan mengaku sebagai pengikut Kristus, tetap lakukan itu ya, karena upahmu besar di sorga. ✨

temen-temen, dari sharing firman Tuhan kita hari ini, pelajaran berharga yang aku ambil adalah Tuhan menginginkan diri kita yang tulus dan jujur. bukan dengan hanya berkata firman untuk diakui semua orang, tapi, berkata benar tentang firman Tuhan dan melakukannya, agar kita berbuah manis untuk diri dan lingkungan kita. karena, sebelum hari terakhir, hendaknya kita menunjukan kasih Tuhan dengan tulus hati supaya tidak menyesal dikemudian hari. 🌻

yesss! selamat menjadi pelaku firman Tuhan yaa! jangan berhenti, sebelum waktunya. Tuhan Yesus Memberkati ✝️

INI SEMUA SALAH TUHAN!

Yakobus 1 : 13-15

kenapa hidupku begini-begini aja! kenapa aku gak bisa punya uang banyak?! kenapa aku aja yang selalu jadi korban?! kenapa aku udah ngelakuin banyak hal, tapi orang gak ngeliat aku?! kenapa?! kenapa?! kenapa?!!! kenapa aku hidup, kalau aku sial terus? mana katanya Tuhan sayang sama aku! kenapa sih Tuhan biarkan ini terjadi?! Tuhan jahat! semua salah Tuhan!

huft...coba tenang dulu...minum dulu, sambil tarik napas panjang-panjang...🤗
udah? kalau udah, yuk kita buka alkitab, dan sama-sama baca di Yakobus 1 : 13-15. yang udah baca bilang amen ya! amen. 🙏

hai teman-teman! ketemu lagi niiih di sharing firman Tuhan hari ini, aku seneng bisa kembali bahas firman Tuhan dengan kalian.
sekarang kita akan bahas tentang pengujian dan pencobaan. siapa sih yang gak pernah menerima pencobaan? gak ada! gak ada! gak ada!
semua orang dicobai menurut kapasitasnya sendiri. dan tidak ada yang terluput dari itu.

nah kalau kita ada diposisi sedang dicobai, pasti pikiran kalut, stress, emosi yang tidak terkendali, dan lain sebagainya menghinggapi diri dan pikiran kita. sampai mungkin terbersit dipikiran kita, kalau semua ini salahnya Tuhan. kenapa kalau aku punya Tuhan, masalah ku gak selesai-selesai? kenapa aku diberikan cobaan bertubi-tubi?!
eitsss, pasti banyak yang akan berpikir seperti itu! 😉

nah temen-temen, itu semua adalah bentuk respon kita dengan keadaan berat yang kita alami. memang, kita hanyalah manusia biasa, mana bisa semua hal selesai dalam sekejap?! belum selesai masalah yang satu, muncul masalah yang lain...duuuuh! pusing! 😣
atau sampai ada yang terganggu kondisi kesehatan mental dan akhirnya ke fisiknya. hmmm 🥺

memang, disaat-saat seperti itu, kita gak akan tahu apa yang seharusnya bisa kita lakukan. pikiran kita akan terfokus pada masalah yang terlihat di mata kita, pikiran kita tidak terkendali, dan mencari-cari siapa dan apa yang bisa kita salahkan atas semua yang terjadi dihidup kita.

dalam merespon kondisi seperti ini, ada baiknya kita menenangkan diri dan pikiran kita, mencari tempat dimana kita bisa merefleksikan kondisi kita, dan mencoba berpikir jernih. luangkan waktu untuk bisa menerima hal positif,
jangan buru-buru ya.

setelah itu, baru kembali kita lihat ke Yakobus 1 : 13-15 yang berkata :
"Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut."

Tuhan kita, bukan Tuhan yang diktator, bukan Tuhan yang memaksa, dan jahat. Ia memberikan kita sepenuhnya hak untuk bisa memilih bagaimana kita dalam hidup didunia ini, tanpa meninggalkan kita, seturut dengan janjinya. 🥰

coba kita pikirkan kembali, bagaimana kita dalam bersikap dan memilih hal yang boleh datang, memberi luka, sukacita, mengutamakan hawa nafsu dan keinginan belaka, serta hal yang mempengaruhi hidup kita semua adalah pilihan kita sendiri. bukan Tuhan yang memaksakan apa yang harus kita pilih. pandangan yang salah ini harus segera kita luruskan, dengan berpikir jernih untuk bisa mengerti maksud Tuhan dalam hidup kita.

Tuhan memberikan kita kesempatan untuk memilih apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. kalau dalam hidupmu, kamu belum mendapatkan apa yang kamu inginkan, berarti Tuhan tahu, bukan itu yang kamu butuhkan. karena Dia, mengasihimu, Dia memandang kamu jauh dan lebih dalam dari kamu memandang Dia. karena, memang sebegitu berharganya kamu dimata-Nya.

jadi teman-teman, untuk setiap luka, duka, sukacita, yang boleh terjadi di hidupmu, itu sudah menjadi pilihanmu. dengan kamu lebih mengutamakan Tuhan, pasti Ia akan memberikan jawaban-jawaban indah untuk segala kegelisahan, kekhawatiran, dan kelemahanmu, supaya kamu tidak jatuh. dan, agar kamu senantiasa berpengharapan dan berbuah manis di dalam Tuhan.

yeaaay! senang sekali bisa sharing ini dengan kalian! selamat mempercayakan hidupmu pada Tuhan ya! jangan lelah, tapi istirahatlah, dan tetap bersyukur. shalom! 🙋🏻‍♀️

GARAM DUNIA DAN TERANG DUNIA 💫

Matius 5 : 13-16

hai temen-temen! balik lagi nih di sharing firman Tuhan di web iniii! seneng banget rasanyaaa! terimakasih untuk kalian yang sudah meluangkan waktu untuk membaca dan menyadari kalian berharga dimata-Nya!

sebelum kita lanjut, kita baca dulu yuk di Matius 5 : 13-15. kalau udah baca, jangan lupa bilang amen ya! amen! 💖

hari ini aku mau bahas tentang definisi sebenarnya apa dan siapa sih garam dunia dan terang dunia itu? dan aku sangat sangat sangat excited untuk bahas ini sama kalian, semoga memberkati! 🥰

Matius 5 : 13 - 14 mengatakan bahwa "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi."

eitsss, bingung gak? kok garam? masa aku diibaratkan seperti garam? kan aku manusia 😭
stop! jangan hanya dengan logika telanjang ya dijabarkan kamu itu garam dan berbentuk seperti butiran. bukan gitu maksudnya!

tahu garam kan? bumbu dapur yang bisa membuat hidangan bahkan minuman, menjadi mantap rasanya. garam itu, bisa membuat hidangan menjadi gurih, enak dan mantaplah pokoknya. tapi beda kalau kurang garam dan kelebihan garam. kurang garam, jadi agak hambar, kelebihan garam ya keasinan. 🤓 itulah makanya Tuhan berkata cukuplah kasih karunia-Ku bagimu....harus ada kata cukup dalam diri kita.

tapi, ada juga pasti dari kita yang pernah mengalami tidak puas diri dan belum menyadari sepenuhnya bahwa kita adalah garam dunia dan terang dunia.

pada akhirnya pemikiran itu yang menggiring kita semua untuk ada diposisi suka membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. pasti. ada yang lebih cantik, badannya bagus, banyak uang, dan semua hal yang kita rasa dia punya lebih dari yang gak kita punya. 😣 sedih, overthinking, nyalahin diri, repeat. 😕
hmm, semua akan ada masanya seperti itu...

tapi, disaat itu, kita tidak menyadari bahwa sudah lebih dahulu Tuhan mengatakan kita adalah garam dan terang dunia. kita hadir ke dunia untuk membawa "rasa sukacita, kedamaian, dan membawa berkat" bagi kita dan lingkungan kita. begitupun dengan kita sebagai terang dunia, dimanapun kita, kita adalah mahluk ciptaan terindah dan mulia layaknya terang yang menerangi kegelapan.

jujur, aku sangat impressive karena Tuhan boleh menganugerahkan kita dengan kasih karunia-Nya. Dia luarbiasa, dan memperlakukan kita dengan sangat istimewa.
jadi, sebelum dijadikan pun, Tuhan sudah berikan kita karunia sebagai garam dan terang.

temen-temen, jangan sampai, hal buruk dan stigma yang kita buat kepada diri kita sendiri itu menghancurkan kita. jangan jadikan pandangan dan hidup orang lain, jadi standar hidupmu. Takut akan Tuhan, menjadi awalmu mengenal siapa kamu sebenarnya. takutmu adalah kamu semakin berlindung padanya, dan tidak menciptakan dosa yang bisa menyakiti hati-Nya dan hati mu. kamu harus menyadari, bahwa betapa Dia luarbiasa dan penuh kasih dalam kamu.

aku sangat terberkati dengan sharing hari ini! sampai ketemu di sharing selanjutnya! ingat, Tuhan Yesus memelukmu selalu, dia hanya sejauh doa. 🍇

HARTA YANG PALING BERHARGA 💗

Matius 19 : 16-26 & Matius 18 : 18

shalom!
semoga kita semua selalu sehat dan bersyukur selalu dalam Tuhan, ya! 🥰

hari iniiiiiiiii aku mau sharing firman Tuhan tentang muda dan kekayaan, sesuai dengan perikop firman Tuhan "orang muda yang kaya". semoga terberkatiii! 💖

dikisahkan ada orang muda yang pada waktu itu datang kepada Yesus dan bertanya soal perbuatan baik apakah yang dapat ia perbuat supaya ia bisa menjadi bagian dari kerajaan Allah, dan hidup kekal. kemudian Yesus menjawab, yang baik hanyalah Satu (Allah tritunggal) dan penyesuaiannya dengan kita (manusia) adalah untuk menuruti segala perintah Allah. kemudian orang muda ini berkata lagi, perintah yang mana?
dan Yesus menjawab, "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." setelah Yesus berkata hal tersebut, orang muda itu berkata bahwa ia sudah menuruti setiap perintah Allah akan hal itu.

tapi disini yang sangat menegur pemuda itu adalah ketika Yesus bertanya, "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah kemari dan ikutlah Aku." pemuda itu tertegun dan sedih, karena ia berpikir bahwa banyak hartanya. lalu ia pergi.

dari cerita ini, kita belajar bahwa kita manusia ada yang sedang dalam tahap mencari jati diri, kesempurnaan, dan mencari aman dalam kenyamanan dunia dan semua hal ingin menjadi miliknya. hasrat orang muda yang tidak pernah puas dan selalu ingin apa yang ia harapkan terjadi, tergambar nyata dalam cerita Yesus dan orang muda ini.

setelah ia sudah mencapai kesempurnaan yang ia maksud, Yesus tahu isi hatinya, tahu bahwa ia dan hartanya tidak bisa dengan mudah terpisahkan, Yesus lebih tahu. maka dari itu dengan pertanyaan tersebut, ia tertegun dan berpikir kemudian bersedih lalu pergi, karena ia sedih, tahu bahwa untuk bisa mendapatkan hidup kekal, ia harus melepaskan apa yang ia ikat di dunia ini, yaitu hartanya harus dijual untuk memberikannya pada orang miskin.
hal tersebut dijelaskan di
Matius 18 : 18 "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

karena memang, banyak manusia yang sudah terikat dengan hawa nafsunya sendiri dan kekayaannya sendiri, sukar itu karena mereka yang tidak ingin melepaskan apa yang harus dilepaskan.

dari percakapan antara Yesus dengan orang muda yang kaya ini, aku belajar bahwa tidak perlu sesempurna itu untuk bisa diterima oleh Allah, tapi siapa yang benar dalam firman Nya dan menuruti perintah Allah, ia adalah yang menjadi bagian dalam hidup kekal. karena, kita tahu bahwa setiap harta dan kekayaan yang kita miliki, bukanlah sesuatu yang kita butuhkan untuk bisa diterima Allah, masuk ke dalam sorga, bukan dengan emas, perak dan berlian. Tuhan tidak butuh semua itu, karena Dia sang pencipta. tapi kita diterima, dengan hati yang tulus, setia dan dengar-dengaran dalam melakukan kehendak Allah di hidup kita.

semoga kalian semua bisa semakin menyadari kehadiran Allah dalam hidupmu, dan tidak lupa untuk dengar-dengaran akan firman Nya ya! 😉

MENGASIHI TANPA MEMANDANG MUKA 👶👧👨🧑👩👦👦🧒👩‍🦱👨‍🦱👩‍🦰👨‍🦰👱‍♀️👨‍🦲👩‍🦲👨‍🦳👩‍🦳👱‍♂️🧔👵🧓👴

Yakobus 2 : 13

Haiiiiiii! Wohooo senang sekali bisa kembali sharing di website ini dengan teman-teman yang membacanyaaa. Aku percaya siapa yang membaca ini, adalah bukan karena kesengajaan semata, tapi karena Tuhan yang pimpin untuk kalian bisa lebih mengerti siapa Tuhan dan berharganya dirimu dimata-Nya lewat bacaan ini. 💖

Yuuuk sebelum kita lanjuuut, seperti biasa kita buka dan baca dulu yaa firman Tuhan dari Yakobus 2 : 1-13, yang sudah, bilang ameeen! Amen. 🙏

Sesuai dengan perikop ayat tersebut, yang mengatakan jangan memandang muka, mungkin dari kita semua sudah tahu maksud dari sharing kita hari ini ya, tapi banyak juga yang belum memaknainya, yuk kita mulai sharingnya!

Dalam Yakobus 2 : 1 dikatakan “Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka.”

Ma-nu-si-a, manusia adalah mahluk ciptaan yang paling mulia dari segala mahluk ciptaan didunia ini…paling mulia, tetapi juga paling bisa menyakiti Tuhan dan sesamanya, bahkan dirinya sendiri. Semua karena banyaknya keterbatasan kita sebagai manusia, sebatas mahluk ciptaan.

Terkadang juga meskipun kita hanya mahluk ciptaan, kita bisa melebihi Tuhan dalam menghakimi, lewat pemikiran yang sempit, hanya mengandalkan apa yang dilihat oleh mata, dan lebih mengikuti hawa nafsu kita. Aku juga pernah ada diposisi itu, cause we all the same as a human being. 😊

Dikisahkan dalam perikop tersebut tentang bagaimana jika ada seorang kaya dengan cincin emas, pakaian indah dan orang miskin dengan pakaian buruk, yang masuk kedalam kumpulan atau persekutuan kita, kita akan cenderung melihat dan menghormati dia yang kaya, mempersilahkannya duduk di kursi terbaik, dan untuk si miskin, kita hanya menyuruhnya duduk di dekat kaki-kaki (dibawah tempat duduk).

Padahal Tuhan mengatakan bahwa, bukankah justru orang kaya lah yang menindas kita juga, bahkan ada yang terseret ke hal-hal yang tidak diinginkan karena kita sendiri yang memilih itu.

Dari contoh yang boleh Tuhan berikan pada perikop tersebut, hendaknya kita menyadari bahwa pembeda dalam lingkungan dan menyakiti kita pada akhirnya, adalah kita sendiri.
Kita sendiri. Kita sendiri yang memilih itu. Kita yang menjadi hakim bagi orang lain dan diri kita sendiri, dengan pikiran jahat kita.

Padahal Tuhan mengatakan bahwa Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa mengasihi Dia.

Sudah tergambar jelas, Tuhan adalah pencipta yang adil, penuh damai, penuh kasih dan pengampun.

karena, bagaimana Dia tidak kecewa ketika kita lebih memandang fisik dari seseorang dan menghakimi sesama kita? Dari situ, Tuhan yang kemudian ambil kendali, Dia mengatakan bahwa siapa yang menderita didunia, Tuhan berikan Kerajaan-Nya untuk yang kaya iman dalam-Nya, bukan kaya harta, apalagi memandang muka.

Maka dari itu teman-teman, mari kita sama-sama belajar untuk bisa lebih menerima siapapun dengan hati tulus tanpa memandang muka, lewat mata yang terbatas ini. Hendaknya kita meminta hikmat Tuhan untuk mengerti maksud Tuhan dalam mengasihi-Nya lewat orang-orang yang boleh hadir dalam hidup kita, sampai waktu-Nya Dia memanggil kita.

selamat belajar untuk bisa mengasihi sesama kita, tanpa memandang muka. Karena, apa yang kita ukurkan kepada sesama, itu juga yang akan diukurkan kepada kita, pada waktu-Nya nanti. Shalom brave kiddos! 🥰

BESAR KARENA MELAYANI 👩🏻‍💼

Matius 20 : 20-28

haiii teman-teman semua! senang sekali bisa kembali sharing di platform iniii. terimakasih untuk yang sudah membaca dan meluangkan waktunya juga ya. semoga selalu sehat dan diberikan kedamaian oleh Bapa kita di Surga.

tema kita hari ini adalah tentang besar karena melayani, hmm...sebelum jauh melangkah, yuk kita buka dan baca Alkitab kita dari Matius 20 : 20-28 ya! kalau yang udah baca bilang amen! amen. 🥰

hihihihi yuuuk lanjuttt!
mari kita mulai dengan bahas tentang cita-cita!
mungkin dari kita semua semenjak kecil sudah ditanyakan, "cita-citanya apa?" dan sebagian dari kita mungkin menjawab : mau jadi dokter, polisi, tentara, pramugari, artis, model, bahkan seorang presiden! hmmm, kalau kita liat memang cita-cita adalah sebuah angan dan harapan yang harus kita tembak setinggi mungkin. menjadi yang dibayangkan paling besar dan kuat, berkuasa dan menjadi perhatian banyak orang. dan sukses dirasa hanya dengan seperti itu, lalu kemudian jika angan dan harap itu tidak terwujud, berujung penyesalan dan hidup yang dirasa tidak bertujuan...
hmm, itu salah besar ya teman-teman! 🥺

bukan karena kita belum dan tidak menjadi apa yang kita cita-citakan, semua hidup kita tanpa tujuan lagi. bukan ya, bukan. ✋

kalau kita liat lagi niiih di firman Tuhan Matius 20 : 26-28 dikatakan :
"Tidaklah demikian diantara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." dari ayat firman Tuhan tersebut pasti kita bisa lihat dan mengerti kalau Tuhan memiliki perspective (cara pandang) yang jauuuuuuuh berbeda dengan dunia. jauh banget.

dunia boleh memandang segala sesuatu yang besar adalah lebih enak dan menguntungkan karena kita bisa dengan tenang punya banyak uang dan memiliki jabatan tinggi.

tapi, disini Tuhan mau mengajarkan kita bahwa hendaknya kita bisa menjadi pelayan, atau melayani sesama kita dengan hati tulus, supaya benar kita menjadi yang paling besar diantara kita. kembali lagi dengan penilaian Tuhan akan manusia adalah melalui hati, bukan muka, bukan diluar tapi di dalam. Tuhan melihat apa yang tidak akan pernah bisa dilihat manusia.

maka dari itu teman-teman, kalau ada dari antara kita yang sekarang waktunya untuk merenungi cita-cita belum terwujud, ada baiknya kita kerjakan terlebih dahulu apa yang belum sempat kita kerjakan, mulai saja dulu dengan perkara kecil dalam hidup kita. seperti yang Tuhan katakan dalam Lukas 16 : 10 :
"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar."

jadiii, yuk mari kita bisa mengerti dan belajar dulu bagaimana melayani dari hati tulus dan setia dalam setiap perkara kecil yang boleh hadir dalam hidup kita, sebelum kita melangkah ke anak tangga dan fase hidup selanjutnya dan perkara yang lebih besar lagi.

selamat setia melayani, Tuhan Yesus memberkatimu brave kiddos! 🤗

PERFECTLY IMPERFECT 🥂

Pengkhotbah 7 : 1-22

haiii temen-temeeen! semoga kita semua dalam keadaan yang sehat dan baik-baik saja yaa! 🥰 selamat datang kembali di sharing firman bersama brave in him, brave kiddos! 💖

hari ini, aku mau sharing tentang hikmat yang benar sesuai dengan perikop ayat yang kita bahasss 🤗

dari setiap kita, pasti pernah mengalami ketidaklayakkan saat membahas firman Tuhan karena menilai diri kita yang terlalu hina atau berdosa buat hal sorgawi. serta terlalu mendengarkan perkataan orang lain ketika kita mengerjakan hal benar dalam Tuhan. hmm hal itu manusiawi dan memang sering terjadi dalam proses kita bertumbuh dan berbuah dalam Tuhan kok hihihi ✌️😊

hal manusiawi dan bisa ditolerir tersebut, memang biasa terjadi dalam proses kita...tapi, jangan membawanya ke dalam hati serta menjadi acuan hidup kita ya!
jangan salah persepsi tentang proses kita ya!
yuk sekarang kita lanjut bahas firmanNya!

sebelum itu, mari kita baca ayat firman Tuhan dari Pengkhotbah 7 : 20-21 :
"Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa! Juga janganlah memperhatikan segala perkataan yang diucapkan orang, supaya engkau tidak mendengar pelayanmu mengutuki engkau."

naaaah! dalam firman Tuhan dikatakan dengan jelas, bahwa memang tidak ada orang yang saleh, dan tak pernah berbuat dosa. tidak ada, tidak ada! ada bonus juga nih, dari firman Tuhan ya yang mengingatkan kita untuk tidak mendengar perkataan orang lain dan supaya kita tidak dikuasai olehnya.

yuk temen-temen, coba belajar dari bagaimana cara tipu daya si iblis yang ada kapanpun, dimanapun dan untuk siapapun, si iblis selalu mencari celah dari kekurangan kita, dari segimanapun, dari omongan keluarga terdekat, teman, sahabat, bahkan diri sendiri. hmm, mereka menipu karena memang itulah cara kerja si iblis, dan sekarang bagaimana kita bisa memilih apa yang benar dan apa yang tidak untuk hidup kita.

jadi teman-teman, jangan pernah takut untuk berkata dan berlaku sesuai firman dalam Tuhan, karena memang meskipun kita berdosa dan akan selalu melakukan dosa, Tuhan selalu menepati janji-Nya untuk mengampuni kita. tapi jangan salah mengartikan pengampunan Tuhan juga ya! bukan berarti kita bisa sebebas itu untuk melakukan dosa, tapi, bijaklah dan berhikmatlah untuk tetap bisa berjalan dalam Tuhan meskipun berat dan tidak selalu mulus langkahnya.

yeaaay! selamat setia dalam Tuhan dan selalu meminta hikmatNya dalam langkah kita ya. shalom brave kiddos! ☺️

HUBUNGAN YANG BENAR 🐜

1 Korintus 15 : 33, Ibrani 10 : 24, dan Roma 12 : 9

wohooo! udah renungan ke berapa ya iniii?! puji Tuhan bisa sharing dan curhat lewat website iniii. rasanya lega karena apa yang dari hati bisa tersampaikan lewat sini, juga dengan tuntunan Tuhan. 🥺

sekarang kita akan bahas tentang hubungan yang benar. emang ada ya hubungan yang salah? ya ada dong 😋.

di hidup ini memang kan ada yang benar dan ada yang salah. tergantung kita pilih yang mana 🙏.

sebelum melangkah lebih jauh again, kita baca dulu yuk alkitab kita di
1 Korintus 15 : 33
"Janganlah sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.”

hmm 🤔 yes bener banget sih itu! I really felt that. dan pressurenya lumayan sih hehe, tapi ya itu kan proses kita dalam hidup sebagai manusia ya, harus dilalui jangan ditolak terus wkwkwk. sebagai mahluk yang sangat mudah bergaul dan adaptasi, itu adalah berkat dari Tuhan buat kita.

dalam bergaul diluar sana, banyak sekali tipikal manusia dengan latar belakang dan ceritanya masing-masing yang akan kita temui.
semakin banyak kita bergaul dan mengenal orang, semakin banyak juga kita bisa belajar untuk memilih mana yang baik dan mana yang buruk buat kita.

menjadi ramah dan hangat terhadap semua orang bukan sebuah kesalahan, karena itu kehendak Bapa, seperti yang tertulis di
Ibrani 10 : 24
"Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik."

mengasihi tanpa mengenal siapa dia. kok bisa ya bicara soal ramah dan hangat kepada semua orang, tapi punya batasan dalam berteman? oh tentu dong! 🤗

karena dari situ kita belajar, untuk menjadi manusia yang sebenarnya. tidak semua hal bisa kita perbolehkan untuk masuk dan menjadi prinsip hidup kita.

ketika kita berteman dan masuk kedalam sebuah hubungan, kita harus lebih selektif dalam memilih teman bahkan sahabat. Ini bukan berarti kamu membenci orang-orang yang berada diluar prinsip kekristenan, namun lebih menghindari cara pergaulan mereka dan bagaimana mereka memandang diri mereka serta memperlakukan orang lain.

jangan kamu menjadi bimbang dengan prinsip hidupmu, lakukanlah yang benar. selebihnya, urusan mereka dengan hati mereka.

aku belajar tentang sebuah hubungan yang benar adalah dengan kamu tetap melakukan yang benar, dan merelakan mereka yang memang tidak baik dan benar untukmu, jangan ditahan, jangan jadikan itu dosa. jangan pura-pura dalam mengasihi, seperti tertulis dalam Roma 12 : 9 "Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik."

semoga kita semua bisa lebih memaknai hubungan yang baik dan benar dalam Tuhan, jangan pura-pura dan memaksakan untuk mengasihi, have a good day brave kiddos! 🥰

DIA MENCINTAIMU!

Yohanes 10 : 11-21

happy easter and happy sunday everyone! selamat paskah! 🥰
terimakasih sudah membaca dan menjadi bagian dari website iniii ya 😊. disini adalah tempat berbagi apa yang bisa dibagikan, selebihnya biarkan roh kudus yang bekerja. 🥂

hari ini aku mau sharing bagaimana Tuhan amat menyayangi kita anak-anakNya yang indah di mata-Nya.

yuk baca di Yohanes 10 : 11 dan 14 : "Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya. (14) "Akulah gembala yang baik, dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku." 🐑

perumpamaan seperti domba adalah hal yang luarbiasa yang boleh Tuhan ajarkan buat kita. Dia adil, semua ciptaanNya bisa menjadi contoh, tidak ada yang kurang sedikit pun. dari perumpamaan seperti gembala dengan dombanya pun Dia bisa membuat kita mengerti bahwa kita mahluk ciptaan yang sangat amat dikasihiNya.

dalam ayat firman Tuhan tersebut kita bisa belajar bahwa memang hidup tidak sesempurna itu. semuanya sudah tercemari dosa dari awal adam dan hawa. tapi, kita selalu punya bagian dalam hati Tuhan. dan bagi siapa yang mengenal Dia, siapa yang menerima Dia sebagai juruselamat, Dia juga menjadi "domba" Nya yang terselamatkan dari dosa itu sendiri. pemahaman ini memang terkesan berat, tapi yakinlah, lewat proses kehidupan, semua akan terjawab, kebenarannya.

dalam ayat tersebut juga Tuhan berkata Dia adalah gembala yang baik, yang memberikan nyawaNya untuk domba-dombaNya. dan tiba waktunya, Dia dihakimi tanpa sebab, disalah mengerti dengan kehadiranNya, Dia dicaci, dicambuk, dan diberikan perlakuan yang diluar akal manusia itu sendiri.
Dia dituduh menghujat Roh Kudus, dan berakhir dalam penyaliban. Dia menepati janji Nya untuk mengorbankan diriNya, meskipun manusia tidak tahu apa yang diperbuatnya.

itu semua karena manusia melihat apa yang ada dihadapan matanya, dan menuruti keinginan lahiriahnya. manusia memiliki insting menghakimi yang kuat dan Tuhan mengetahui itu.
Dia tidak membalasnya, malahan terlebih Dia mengampuni kita.

kalau dipikir-pikir bejat ya manusia itu, menyalibkan Dia yang menciptakannya. tapi itu sudah jalanNya, supaya genap firman Tuhan itu bagi kita. supaya nyata terlihat, kuasa Allah Tritunggal itu sendiri. amin.

jadi teman-teman, untuk semua kita yang masih belum menyadari sebegitu nyatanya kehadiran Tuhan dalam hidup kita, jangan pernah memaksakan menjadi baik dulu untuk bisa masuk kehadiratNya. jangan karena semua perbuatan baikmu, kamu merasa sudah penuh dalamNya. tapi, memang sudah digariskan sejak awalnya, kamu itu pilihanNya, kamu itu berharga, kamu berdosa, kamu belum bisa banyak, tapi TUHAN MENCINTAI KAMU. jangan pernah menolak Dia dalam hidupmu. biarkan manusia menghakimi, memang itulah tabiatnya, dan bagian kita adalah untuk membiarkan tetap mengasihi dan mengampuni sesama dalam diam dan hikmatNya.

selamat merasakan kebahagiaan atas kenaikkan Tuhan yang nyata atas hidup kita!
kita semua diberkati bukan karena perbuatan baik kita, tapi karena Dia terlebih dahulu mencintai kita. 🙏❤️

OH HEY, FOR BEST VIEWING, YOU'LL NEED TO TURN YOUR PHONE