Happy three months to us. ♡
Honestly, I don’t really know where to start because three months sounds both short and long at the same time. Sebentar soalnya kayak baru kemarin kita mulai, tapi panjang karena selama tiga bulan ini ternyata udah banyak hal kecil yang kita lewati bareng. Kadang lihat kamu muncul di notification aja udah cukup bikin aku seneng, meskipun cuma chat pendek atau sekadar tau kalau kamu ada di sana. It sounds simple, tapi hal-hal kecil kayak gitu yang biasanya paling gampang aku inget. Hehengg. 😗
Kalau inget awalnya tuh sebenernya lucu, WKWKWK. I already had my eyes on you from the start, cuma ya nggak berani ngajak ngobrol duluan. Tapi tiba-tiba sekamar??? Dan terima kasih juga atas akun kamu yang rusak itu jadi aku ada bahan ngobrol. ☝🏻😁
Padahal awalnya aku juga nggak ada rencana buat sampai sejauh ini. Kayaknya emang gara-gara kebanyakan ngobrol, terus makin kenal kamu, makin tau sisi random kamu, malah makin susah buat nganggep kamu cuma sebagai orang yang awalnya aku eyes on doang. Eh, sekarang malah bisa sampai bikin surat tiga bulan buat kamu??? What happened to me actually.
Kalau bulan lalu kamu bilang “siapa tau kalau lihat semut jadinya inget aku”, itu SALAH BESAR. Malah aku kalau lihat puppy ingetnya sama kamu, the kind of puppy I just wanna pick up and take home DENGAN MATA berkaca-kacanya.
Neeway, (mau jujur dikit) sometimes when your replies feel a little too dry, I get a tiny bit sad and somehow end up mirroring you without realizing it. (MAAF, SAYANG AKU NGIKUTAN) 😞 Not because I expect you to always be sweet or type a whole paragraph every time (beneran nggak harus, sayang). Kamu balas chat aku aja is already enough for me. I guess I just need to remind myself that a short reply is just a short reply, and it doesn’t always mean something’s wrong.
Aku tau kamu juga punya hari-hari sendiri. Bisa aja kamu lagi capek atau emang lagi nggak punya banyak energi buat ngetik. Aku cuma kadang nggak tau harus gimana kalau ngerasa kamu sedikit menjauh. (MAAFIN PIKIRAN AKU INI MAH, YA. Aku masih belajar buat nggak terlalu overthink hal-hal kecil kayak gitu. 😞) So don’t take that as me asking you to change, okay? Aku nggak mau terkesan like demanding for more, asal sehari kita masih ngobrol tangki kangenku masih aman. (MAAF lagi AKU KANGENAN ORANGNYA. And you already knew that.)
Kalau abis baca ini, aku harap kamu nggak merasa harus selalu memberikan lebih hanya karena aku bilang hal ini. Aku juga nggak mau hubungan kita kayak ada rules tentang gimana kamu harus memperlakukan aku. Aku cuma mau to be honest about how I sometimes feel. That’s all. Karena di luar hal itu, aku bener-bener nyaman punya seseorang yang bisa aku cari buat ngobrol soal hari-hari aku. Kamu pun kalau ada mau cerita soal apapun, cerita ajaaaa. I’m all ears, sayang. Aku suka kalau kamu udah cerita panjang soal hari kamu, dear diary-nya diubah jadi dear daisy. (ya)
Aku juga mau apresiasi pacarku yang suka banget nanyain hariku duluan. Emang kelihatannya sederhana, cuma sekadar nanyain hariku atau aku ngapain aja, tapi aku ternyata cukup suka ditanyain begitu. Rasanya kayak: “oh, ternyata kamu kepikiran aku juga”. Maafin kalau aku jarang nanyain balik tAPI KALAU kamu mau nyerocos nyeritain hari kamu aku siap dengerin. 🥺🥺
Before this gets too sweet, I still need to remind you that you’re annoying sometimes. VERY MUCH. Jadi jangan geer dulu. 😠🫵🫵
Thank you for staying, thank you for every random message, little joke, every time you made me laugh, every time you showed up, dan bahkan untuk hal-hal kecil yang mungkin kamu sendiri nggak sadar kalau aku ingat. Thank you for being you. 🧡
Aku seneng bisa kenal kamu dan kita bisa sampai di tiga bulan ini. (bahkan lebih dari itu kalau diitung dari awal, wow????) Aku nggak tahu next chapter-nya bakal kayak apa, let’s just take it one month, one day, one random chat at a time. Kalau nanti ada bulan keempat, kelima, keenam, ya semoga kita masih bisa menikmati semuanya dengan cara kita sendiri. So, happy three months, sayaaaaang. I’m really glad it’s you, love youuuu. Makasih banyak ya udah bertahan sejaaauuuuuuuuuh ini, ayo dikit lagi hampir selesai. Aku tunggu gelar wiz-mu itu. ♡
— from me, to you.
I put some songs in here, I just thought you’d like them. 🫳